Kristenisasi Menyerang Makassar

www.fsiriunm.tk. Upaya kristenisasi pun semakin marak di kota makassar, hasil liputan kusus FSI RI UNM menemukan beberapa barang bukti telah maraknya proses penyebaran paham-paham ini.
sebut saja, narasumber kami inisial “J” yang mendapatkan pembagian majalah-majalah secara gratis dan cuma-cuma di sekitar Lapangan Hertasning (temalate 1) hari ahad, 25 januari 2015. menurut penuturan beliau, menyebutkan bahwa majalah itu diedarkan secara cuma-cuma oleh sekelompok orang di berbagai tempat keramaian di kota makassar. “menurut penjelasannya katanya, majalah ini telah di buktikan secara ilmiyah oleh penPhoto0164eliti dari kerajaan Yehuwa” tutur J

berikut adalah 4 buah majalah yang sempat kami amankan, diantaranya Baca lebih lanjut
Iklan
Categories: ARTIKEL, Buletin Dakwah, Dakwah | Tag: | Tinggalkan komentar

Belajar Islam Sehari

Pamflet Daurah Sehari RI

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Lomba Menulis Artikel dan Puisi Islami “Goreskan Pena, Kokohkan Dakwah”

Lomba MenulisA. Ketentuan Lomba Menulis:

1. Lomba ini terbuka untuk seluruh mahasiswa muslim se-UNM.
2. Tema artikel: “Mulia Dengan jalan Dakwah”.
3. Tema puisi: “Dakwah dan Tarbiah”.
4. Registrasi Rp5.000
5. Setiap peserta hanya boleh mengirim satu karya.
6. Panjang artikel/puisi minimal 1 lembar, maksimal 4 lembar.
7. Kertas A4.
8. Spasi 1,5.
9. Jenis tulisan: Cambria.
10. Ukuran: 12 pt.
11. Batas lambir: format 3, 3, 3, 3.
12. Karya difotokopi 3 rangkap.
13. Kirim ke e-mail FSI RI UNM: fsiriunm1998@gmail.com
14. Batas pengumpulan karya 31 Januari 2015

B. Ketentuan Lomba Mading
1. Lomba ini gratis!
2. Tema: bebas (islami, konteks)
3. Mading yang dilombakan adalah karya LDF
4. Batas pengumpulan karya 8 Februari 2015

C. Juri
1. Ust. Sapar, S.Pd.
2. Ust. La Ode Muhammad Safaruddin, S.Pd.
3. Ust. Askar Fatahuddin, S.Si.
4. Ust. Wardiyanto Simbala, S.Pd.
Cat:
• Karya yang tidak mematuhi seluruh ketentuan lomba tidak akan diikutkan dalam proses penjurian.
• Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.

D. Hadiah
Bukan hanya ucapan “Syukron”

E. Pengumuman Pemenang
Insya Allah bertepatan dengan Tarbiah Gabungan se-UNM

Pelaksana:
LDK FSI RI UNM
Kontak: Ruslan_085299214858/089697070459

Download di sini: Lomba Menulis Artikel dan Puisi Islami FSI RI UNM

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

PERAYAAN MAULID NABI ???

www.fsiriunm.tk10429292_782575621778223_8465577419983166939_n. memasuki bulan Rabiul Awal tahun Hijriyah, maka sebagian muslimin Indonesia bersiap-siap merayakan sebuah hari yang katanya adalah hari kelahiran nabi atau lebih dikenal dengan “Maulid Nabi”. Walaupun setelah ditelisik lebih jauh ternyata ini adalah sebuah kekeliruan semata, selain masih menjadi perbedaan pendapat diantara para ulama mengenai hari lahir nabi, juga perayaan ini tak ada bedanya dengan perayaan “Natal” bagi kaum nasrani untuk memperinngati hari kelahiran Yesus (bukan Nabi Isa Alaihisalam). Namun sebagian orang masih gigih mempertahankan pendapatnya tentang bolehnya merayakan “Maulid nabi”, Benarkah demikian ???

Allah ‘azza wajalla telah memerintahkan hamba-hambaNya yang beriman agar mengembalikan semua perbedaan pendapat dalam masalah ushul (pokok) dan furu’ (cabang) agama ini kepada Kitabullah (AlQur-an) dan Sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam,sesuai firmanNya :

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلً} [النساء: 59]

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman,taatilah Allah dan taatilah rasul,dan ulil amri diantara kamu.Kemudian jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah kepada Allah (AlQur-an) dan Rasul (Sunnah) jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian.Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. (AnNisa’ 59)

Jadi, AlQur-an dan Sunnah merupakan sumber utama syariat islam,dan hanya dari keduanyalah dalil-dalil hukum syar’I bersumber.2

Dan telah maklum,bahwa pemahaman terhadap kandungan AlQur-an dan Sunnah dan cabang-cabang hukum yang bersumber dari keduanya tidaklah mudah bisa dicerna oleh setiap orang, padahal kaum muslimin sangat perlu untuk memperbaiki bidang aqidah,ibadah dan mu’amalah mereka. Karenanya, Allah ta’ala menganugrahkan umat ini dengan adanya para ulama,dan ahli fiqh dari kalangan para sahabat nabi,tabi’in,dan yang datang setelah mereka,dimana mereka mengorbankan waktu dan umur mereka demi memahami AlQur-an dan Sunnah serta menjelaskannya kepada umat. Baca lebih lanjut

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Senjata Terbesar Yang Dilupakan Para Aktivis

Bilal bin Rabah“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”

Doa adalah senjata yang terampuh yang di lupakan oleh pejuang islam dalam banyak kesempatan. Pernyataan ini bukanlah basa-basi belaka namun Pernyataan tersebut sebagaimana perkataan Ibnul Qayyim Rahimahullah dalam kitabnya Ad da’ wa dawa:

Doa maupun ta’awwudz adalah laksana senjata. Yang namanya senjata itu sangat terangantung kepada siapa yang memakainya, bukan hanya karena ketajamannya”

Doa adalah senjata yang selalu tepat sasaran dan anak panah yang tidak pernah meleset , doa juga merupakan” benteng yang berlapis” tempat berlindung setiap pribadi muslim dan juga jamaah muslim dari tipu daya musuh, kesewenangan mereka dan kebengisan mereka. Namun ingat…! Melanjutkan penjelasannya Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata, “ jika sebuah senjata itu benar-benar tajam, sedangkan tangan yang menggunkannya kuat, dan tidak ada lagi tameng yang menghalanginya maka sudah tentu musuh akan terhantam. Tapi jika salah satu dari 3 faktor tersebut tidak terpenuhi, pengaruh dan hasilnya akan berkurang. Jika doa yang di panjatkan itu sendiri baik, terhimpun antara lisan dan hatinya dalam berdoa, atau jika ada penghalang yang merintangi keterkabulan doa maka pengaruh dan hasilnya tidak akan terwujud.

Untuk itu kita perlu merenungkan kembali perkataan sahabat Hudzaifah Radiyallahu anhu:

Sungguh, seseorang manusia itu akan menjumpai suatu zaman di mana tidak ada yang selamat pada saat itu kecuali orang yang berdoa “kadua’il ghariq” sebagaimana doanya orang yang tenggelam”[2]

[Shifatu Shafwah I/611)

Kepada siapa kita akan memohon jika bukan kepada Allah? Kepada siapa kita akan meminta jika bukan kepada Pemilik segala sesuatu ? Kepada siapa Anda mencari perlindungan jika bukan kepada Allah, pemilik dan pengatur langit dan bumi, Dialah Allah yang maha mendengar dan Maha mengetahui apa yang kita inginkan, Dialah Allah yang jika mengatakan “ jadilah!” maka terjadilah sesuatu yang di kehendakinya!

Sebuah jamaah Islam mestinya juga mengerti bahwa api kemenangan hanya turun di saat hati para pasukan tengah bergetar. Lihatlah bagaimana kesungguhan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pada saat perang badar sampai “Rida” (kain penutup tubuh bagian atas) beliau terjatuh.

Umar bin khattab Radiyallahu Anhu berkata, “ Aku berdoa bukan karena ingin di kabulkan, tetapi karena aku memang ingin berdoa. Hanya, manakala aku mendapat ilham untuk berdoa, terkabulnya doa itu senantiasa menyertainya”

Kiranya Umar menyitir firman Allah:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِي سَيَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ ٦٠

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” [Qs.Ghafir : 60)”

Yahya bin Muadz berkata, “ barang siapa yang hatinya di hadirkan oleh dihadirkan oleh Allah kala berdoa, niscaya doa itu tidak akan di tolak.

Doa adalah pangkal dari segala kebaikan. Doa juga pangkal kemenangan, solusi, hidayah, dan taufiq, dalam segala aspek amal islami; dakwah, tarbiyah, hisbah, dan jihad

Berikut ini catatan untuk para aktivis:

Baca lebih lanjut

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar