Waspadalah: Mereka adalah Musuh Allah!

Mewaspadai Konspirasi kaum Munafik

Bermuka Dua

Segala puji bagi Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Melihay segala perbuatan hamba-Nya. Maha Suci Allah yang telah menciptakan sekian bintang di langit, menciptakan matahari sebagai lentera dan bulan yang terang benderang di atas sana. Juga, Allah yang telah menciptakan pergantian siang dan malam, bagi siapa saja yang mau berpikir atau mau menjadi hamba yang bersyukur.

Ikhwah fillah…! Dalam lembaran-lembaran berikut, Insya Allah akan dipaparkan tiga puluh ciri kaum munafik. Kita memohon kepada-Nya agar menyelamatkan diri kita dari bahayanya, serta membersihkan jiea kita dari penyakit yang sungguh membahaya itu.

Kaum Munafik Menurut Penuturan Al-Qur’an

Allah menyebutkan kata nifaq berikut beberapa pecahan katanya sebanyak 37 kali dalam beberapa surat yang berbeda-beda, yaitu surat Ali ‘Imron, surat Al-Hasyr, surat At-Taubah, surat Al-Ahzab, surat Al-Fath, surat Al-Hadid, surat Al-Anfal, surat Al-Munafiqun,  surat Al-‘ankabut dan surat At-Tahrim. Sempat disebutkan beberapa kali dalam beberapa surat tersebut.

Hal itu menjadi indikasi betapa berbahayanya kaum munafik terhadap masyarakat dan agama Allah. Kita memohon kepada Allah agar menyelamatkan diri kita dari bahaya kaum munafik itu serta membongkar dan mencabut kekuatan mereka hingga keakar-akarnya. Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segalanya.

Beberapa Klasifikasi Munafik

Munafik menurut Ahlussunnah, terbagi menjadi dua bentuk:

Pertama, nifaq I’tiqodi, yaitu kemunafikan dalam wujud keyakinan yang dapat mengeluarkan pelakunya dari Islam. Bahkan pelakunya akan ditenggelamkan ke dalam kerak neraka. Munafik jenis ini, dalam hati pelakunya, ia menolak kenabian Rasulullah, meskipun secara lahiriah mereka tampak beriman. Atau, tidak mempercayai kitab-kitab suci, para malaikat, atau salah satu dari pondasi Ahlusunnah.

Dalil yang menunjukkan hali itu adalah firman Alloh, “Diantara manusia ada yang mengatakan, ‘kami beriman kepada Allah dan hari kemudian’, padahal mereka itu sesungguhnya bukanorang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri sendiri sedang tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” (Al-Baqorah [2] : 8-10)

                Kedua, nifaq ‘amali, yakni bentuk kemunafikan dalam amal perbuatan. Dalilnya tercantum dalam Shohihul Bukhari dan Shohi Muslim :

“Ciri orang munafik ada tiga; yakni suka berdusta bila berbicara, suka ingkar bila berjanji dan suka berkhianat bila diberi kepercayaan.”

dari buku: Mereka Ingin Memadamkan Matahari

                Bersambung Insya Allah…

Iklan
Categories: ARTIKEL, Buletin Dakwah, Dept. Infokom, KAMUPI PNUP, LDF RM FT UNM, LDK AL-MISBAH UIT, LDK FSIRI UNM, LDK LPKSM UNISMUH, LDK MPM UIN, LDK MPM UNHAS, PUSDAMM UNM, SC Al Faatih FPsi UNM, SC Al Furqan FEMA FIS UNM, SC Al Huda FE UNM, SC Al Ihsan FSD UNM, SC Ar Riyadho FIK UNM, SCMM BEM FMIPA UNM, SCRN FIP UNM | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: